Filosofi Cinta


Kenapa menangisi cinta? Bukankah terseyum itu lebih indah? bukankah di sana masih banyak cinta yg lebih murni?
Hanya saja cinta sesungguhnya itu perlu suatu proses, seperti air sungai yang mengalir, ia mengalir dengan penuh ketulusan menerjang bebatuan, menuruni tebing, namun semua itu hanya hal kecil, air sungai akan terlihat indah jika sudah mencapai laut. Namun bukankah cinta lebih indah dari pada segalanya?

Beri Masukan Tulisan gue ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s