Polisi Stop


Entah kenapa pagi ini gw di berhentiin sama pak polisi. Ga kebayangkan takutnya kaya gimana. Lawong enak-enak naik motor dengan kecepatan. . . Kecepatan 20km/jam dengan si merah jupiter merah kesayangan gw. Padahal ga pernah gw cuci ga pernah gw belai. Belai wanita aja ga pernah apa lagi belai si merah. Tiba-tiba prittt…. ! Peluit si polisi bunyi. Ga tau gw niupnya pake angin mulut atau angin kentut. Yang jelas terdengar di telinga gw yang imut ini. Langsung deh minggir, dari pada di kejar-kejar tuh polisi, ntar di kira maho.

“Selamat pagi” sambut pak Polisi “Maaf anda tau ga itu”  “jalan pak!” Jawab gue

“Iya semua orang juga tau dodol, kalo begitu apa? Itu lho. .” sambil nunjuk-nujuk

“Oh polisi tidur pak?”

“Iya anda tau kan alasan kenapa ada polisi tidur”

“Tau pak salah sendiri tidur di jalanan mending kan tidur di rumah enak di temeni istri.”

“Oh iya yah. . Eh saya ini serius dodol.! Maksudnya ada polisi tidur itu biar kita naik motornya pelan-pelan. Paham?”

“Paham pak, maaf saya harus buru-buru”

“Iya saya juga tau semua orang buru-buru, memangnya kenapa anda buru-buru?”

“Kancut saya basah pak, kasian si titit masuk angin. .”

“Wah ya sudah sana pergi!.”

Huah dalam hati lega, ga nyangka ada polisi yang ke dodolannya setaraf dengan gw. Tapi ada yang ganjil sih kenapa si polisi percaya aja sama alasan gw. Apa dulu juga pernah seperti itu malah mungkin lebih parang kali. Mungkin dia dulu ga punya titit trus sekarang punya titit jadi selalu menghormati.. Entah lah.

19 thoughts on “Polisi Stop

Beri Masukan Tulisan gue ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s