Galau Akan


Setiap hal dalam hidup ini kadang menjengkelkan, berakibat kita marah, sedih bahkan putus asa, namun banyak juga hal-hal yang pada akhirnya indah. Gue saranin aja jangan kebanyakan nonton tivi ntar malah lu terlena sehingga menganggap hidup seperti di dalam sinetron yang ga ada susahnya, sedih seneng, sedih seneng, dan terus menerus begitu, tapi lihat kenyataannya

Gue hidup dengan penuh kegalauan, entah kenapa gue hari ini galau gara gara ban> Iya apalagi kalo bukan ban motor. Rutinitas hari yang padat membuat gue terpaksa naik motor, karena gue sayang banget sama mobil dan terpaksa hari ini ga bisa naik mobil. Alhasil gue melakukan ritual pemujaan kepada mobil tersayang kasiankan soalnya ga gue pake. Menciumi, membelai kira-kira kalo mobil gue itu cowo, pasti bilang “NAJIS NIH FIAZ, MULUT SAMA PANTAT SAMA AJA”

Naik motor dengan menyanyikan lagu perjuangan 45 berharap selalu di beri kemudahan, namun hal yang sangat gue benci terjadi, Ban motor gue bocor, Shitt untung aja ga jauh jauh dari rumah cuma sekitar 5 km. Tapi tetep aja gue ga terlalu kenal daerah situ, gue bingung mau cari tempat tambal ban di mana. Dari jauh gue lihat sesosok cewe yang bodynya aduhai, rambutnya terurai panjang, pake high heels 13 cm. Sip banget deh dari belakang, dengan semangatnya gue menuntun si motor mendekati cewe tadi.

“Mbak.. Mbak.!” teriakan gue kayak orang ngeden

“Ada apa mas” jawabnya dengan tetap pandangan ke depan

Karena gue hidup di indonesia pasti ga sopankan kalo bicara ga tatap mata. Alhasil tuh motor gue parkir dan cepet-cepet ngadep mbak mbak tadi, Oh my god ancrit. Gue ketemu lagi dengan makhluk tuhan paling seksi, “BANCI BOOO!!!”

Hueek, dengan kaki seribu gue kabur. Gue alergi sama banci, gue benci banci BANCIIII..

10 thoughts on “Galau Akan

  1. Terima aja… lu emang ditakdirin sering berhubungan sama banci… Karena lu…. -_____-; Susah bilangnya, gak tega. “Fiazku adalah makanan favorit banci” <=== [Tulis tentang ini]

  2. I don’t know exactly what this post is about, buy judging by the drawing, here’s what I think…

    A man had a blowup toilet,
    He hated to use and soil it;
    He pumped it up high,
    Then heaved a big sigh,
    When he’s done he will have to boil it.

    Compliments of Humorous Interludes

Beri Masukan Tulisan gue ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s