Kopi, Alkohol, Rokok?


gue paling suka sama kafein, kebanyakan di dalam kopi dengan kata lain gue paling doyan sama kopi. menurut gue, kafein itu banyak kelebihannya bisa membuat syaraf syaraf yang ada di otak gue menari dengan bebas, berfikir lebih luas. sampe sampe anak perempuan tetangga pun gue pikirin

tapi ga banyak juga ya orang yang suka kopi, rugi deh pokoknya kalo ga ngopi. memang pahit sih, tapi dari situ kita akan merasakan lambung kita akan bergoyang senang. banyak orang yang bilang kalo kopi bikin mata melek, ya jelas aja! coba lo tumpahin kopi ke mata lu, pasti melek 7 hari 7 malem

gue dulu perokok tapi karena kejadian yang memalukan (baca). gue sampe detik ini bisa berhenti merokok bahkan tidak merokok lagi. mending minum alkohol dari pada merokok, kalo minum alkohol mungkin bikin otak kita jadi lemot, tapi kalo ngerokok bikin impoten. mending otak lemot kan dari pada ga bisa bikin anak

namun dari pada alkohol atau rokok ya mending kopi. kopi paling enak yang pernah gue minum adalah kopi di daerah pegunungan lawu. kayaknya sih kopi bikinan sendiri soalnya ada cita rasanya, pahitnya khas. selain itu Starbucks, memang sih mahal, tapi enak kok kopinya. kalo kemahalan bagi sebagian orang, mending beli kopi luak dari bali, lumayan murah lah. apalagi sekarang banyak yang di jual online, kita ga usah susah susah ke sana. bahkan pembalut aja udah di jual online

kebanyakan kita nemuin kopi buatan pabrik ini paling menyiksa kalo tinggal di perkotaan. kalo menurut gue kopi buatan pabrik itu ga enak, rasanya manis banget apalagi di tambah lihat muka gue jadi lebih manis deh.

bersyukurlah bagi orang yang masih tinggal di desa bisa nyari kopi bikinan tangan. tapi hati hati jangan terlalu banyak kafein dalam kopi bikinan sendiri itu lebih banyak daripada bikinan pabrik. bisa bisa otak lu bukannya jadi rileks tapi malah terbang kemana mana sampe pusing.

tiap malem gue minum secangkir kopi luwak, bukan karena stres tapi penat aja. maklum gue ini pemikir berat, mikir negara.

ngopi? boleh. minum alkohol? juga boleh, tapi harus sesuai kadarnya tapi kalo di indonesia ga perlu deh, orang luar negeri minum alkohol itu untuk menghangatkan tubuhnya bukan untuk gaya gayaan seperti orang indonesia. ngerokok? boleh asal di tempatnya, jangan sembarangan merokok di tempat umum, bikin penyakit. cewek ngerokok? boleh juga, asal ga kebanyakan tau batas maksimal kadar TAR untuk cewek perokok. ngeganja atau narkotika? boleh, tapi di indonesia ga usah di coba deh terlalu beresiko karena ga tau kadar yang harusnya di konsumsi. mungkin kalo kalian ke Belanda silahkan nyoba di sana kedai ganja di legalkan.

namun untuk indonesia yang cerdas ga usah nyoba itu semua cukup kopi saja. gue paling miris kalo ngelihat anak kecil yang udah ngerokok, coba deh pikir itu uang dari siapa? kalo dari orang tua apa lo ga kasian begitu sulitnya nyari uang seribu perak?. orang tua lu itu susah payah kerja untuk 1 tujuan : membahagiakan anaknya. jangan di cemari oleh kelakuan bodoh kalian. oke!

8 thoughts on “Kopi, Alkohol, Rokok?

  1. minum alkohol ? walaupun diBelanda kalau kita muslim,jangan deh! karena alquran mengatakan lebih banyak mudharatnya ketibang manfaatnya. untuk menghangat kan badan mungkin masih ada alternatif lain..

Beri Masukan Tulisan gue ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s