Happy Wedding Andri


“Begitu indah Tuhan membuat kita jatuh cinta, menjadikanku pena, dan menjadikanmu selembar kertas. Dan kita menulis sajak indah di dalamnya”

Mereka berdua bertemu, bercanda ria dan menjadi sepasang kekasih. Kakak dari paman gue hari ini menikah. Oh indahnya, mereka saling mengucap janji dengan rasa bergemetar dan akan menimpa tanggung jawab yang harus di jalaninya.

Anehnya, seluruh keluarga dari paman gue itu jodohnya dekat semua, maksud gue rumahnya berdekatan, bahkan tetanggaan. Di mulai dari paman gue sendiri, istrinya itu jaraknya 100 M dari rumah nenek, putrinya yang pertama dapet jodoh juga masih tetanggaan seberang jalan. Nah si cowok terakhir andri, alias gue manggilnya kakak, dapet jodoh juga seberang jalan, deket rumahnya mantu pertama. Jadi keluarga paman gue itu ngumpul satu komplek. Lucu ya, bagaimana tuhan merencanakan, walaupun mencari jauh namun ternyata telah di tentukan yang dekat.

Mamah dari kakak gue andri ini sebenernya belum begitu rela. Alasannya, si cewek yang hari ini jadi istrinya itu belum lulus kuliah masih 1 tahun lagi. Dan istirnya ini punya penyakit khusus, yang tiap bualan harus cuci darah. Yang namanya cinta, keadaan bagaimanapun ya tetep di jalani, gue sih cuma bisa berdoa semoga istrinya selalu di beri kesehatan dan mereka selalu di liputi kebahagiaan. Di sisi lain gue juga denger-dengar cintanya itu gara-gara balas budi, tapi gue ga tau pastinya sih. Jadi dulu itu setelah lulus kuliah belum dapet kerja, nah ketika deket sama pacar atau istrinya itu akhirnya di cariin kerjaan, karena salah satu keluarganya si cewek ada yang punya jabatan tinggi, sekarang kakak gue itu kerja di salah satu bank terkemuka di indonesia. Trus karena mau balas budi atau gimana gitu akhirnya nikah deh. Semoga gosip itu tidak benar, cinta itu datang bukan karena terbiasa, tapi karena saling mengasihi, semoga itu terjadi pada mereka.

Ehem.. ehem.. serius amat ya tulisan gue. Jadi tadi itu pas acara makan-makan, ada salah satu yang menikmati bakso dengan lahapnya, cewek-cewek tamu di situ pada ngelihatin gitu, nah ketika lagi asyik makan dan mau motong jadi dua bagian dari baksonya, tiba-tiba baksonya muncrat ke tamu sampingnya. Si cewek-cewek yang dari tadi ngelihatin pada ketawa semua. Orang itu gue sendiri *meringis*

Ya ampun, malu banget deh gue. Kebetulan, cewek yang ngetawain ga ada yang menarik di mata gue. Jadi ya gue agak cuek gitu. Untung sih nafsu untuk ngejar bakso yang loncat keluar dari mangkok bisa gue cegah. Ga baik juga kan, harus ngejar-ngejar bakso yang menggelinding dengan nikmatnya.

10 thoughts on “Happy Wedding Andri

  1. kayaknya salah satu cewek ngetawain fiaz ada lho yang bgtu terpesona sama loncatan bakso fiaz, ketika cew2 lain pada ngetawain dia bisa melihat sisi lain dari kejadian memalukan itu,..”kereenn…”, gitu katanya,,siapa tau dia jodoh fiaz…😆

Beri Masukan Tulisan gue ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s