Love me


Do you love me?

Itu kata yang sering gue lontarkan kepada seseorang yang pernah deket dengan gue. Kecuali cowok.

Iya sih kalo gue inget-inget itu pertanyaan yang mengawali pacaran, biasanya kalo cowok kan nembak ‘Aku cinta sama kamu, maukah kau jadi pacarku?’ seumur-umur (maksudnya sampe umur sekarang) gue ngucapin itu 1 kali. Dan jawabannya. Tidak.

Nah malu kan pasti. Untungnya sih gue tipe cowok yang malu maluin, jadi ga malu banget lah di tolak sekali. Setelah pengalaman di tolak itu, gue ga pernah nembak dengan kata ‘Mau kah kau jadi pacarku?’ biasanya gue awali dengan ‘Do you love me?’ tapi ga semudah bicara, biasanya cewek itu cari alasan untuk tidak menjawab. Pancing aja pake kata-kata, ntar kelihatan kok kalo dia bener cinta atau enggaknya. Dan dengan itu malah banyak cewek yang deket sama gue. Intinya sih kalo deket dengan cewek jangan sampe seperti kebanyakan cowok, jadilah beda. Kalo cowok seneng sama cewek, pasti deh apa-apa di korbanin, beliin boneka mahal kek, makan di restoran elit kek. sekali-kali tu beliin yang aneh, seperti kolor bergambar hello kitty.

Gue sama sherin semakin deket, akhir-akhir ini sering ketemu, tapi bukan sebagai sepasang kekasih. Sepasang cowok-cewek yang di landa cinta tapi terbatas oleh jarak ‘Saudara’. Gue malah sering ngobrol lewat mata deh sama dia. Iya saling tatap-tatapan gitu. Tadi juga di acara nikahan saudara, malah tatap-tatapan lama, gue nya yang malu. Langsung gue berkedip, eh mas-mas di samping dia malah kedip balik sama gue. Ancrit

Pengen sih ngobrol terus sama dia, tapi batas itu yang menghambat. Barangkali, kita hanya di antara senja dan batu karang, kita mengagumi kesunyian, berdamai dengan kekalahan. Semoga tuhan memang menyatukan kami untuk tahun kedepan selama berpisah  gue untuk kuliah dan dia sekolah. Ya ampun kata-kata gue bagus banget ya… mirip pujangga cinta, tapi setelah bercermin pupus lah harapan itu, kata-kata boleh indah tapi muka gue enggak sesuai deh, mirip banci.

Tips untuk kalian yang pengen bicara lewat mata sama cewek yang di sukainya. Pastikan di antara kalian tidak ada nenek-nenek, ntar lagi asik-asik saling pandang tiba-tiba ada nenek-nenek manyun, susah juga kan. ‘Cucu, aku cinta sama kamu!’

19 thoughts on “Love me

  1. “Barangkali, kita hanya di antara senja dan batu karang, kita mengagumi kesunyian, berdamai dengan kekalahan”, Dalem banget ini mah.. heheu . keren

  2. Barangkali, kita hanya di antara senja dan batu karang, kita mengagumi kesunyian, berdamai dengan kekalahan << baru pertama kali baca tulisannya kak fiaz yang bahasanya macam inih. ternyata galau berdampak positif juga ya kak ?😛

Beri Masukan Tulisan gue ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s