Yang Jago, Bukan berarti Jago


Ngelihat ada perubahan di blog ini? ah terimakasih, kalian loyal sekali tetep mau baca tulisan-tulisan yang mungkin ga berguna atau bahkan menginspirasi kalian. Ketika kalian baca tulisan gue, jangan pernah bayangin muka gue kayak apa. Jangan pokoknya, ntar mesum lho

Sebenernya udah lama banget pengen ganti desain header blog, desain cover twitter (btw, silahkan follow twitter gue @FiazOW) . Hari ini baru sempet, yah lumayan. Nge-desainnya dari jam 8 sampe jam 1 siang. Itu mah bagi gue sebentar, ga kayak kalian yang PDKT lama banget, akhirnya cuma jadi kakak adek. Sakit jendral!

Seminggu ini gue ga masuk kuliah, padahal mah pengen banget masuk kelas. Bukan, bukan buat belajar, tapi pengen ngecengin cewek kelas.

Minggu ini gue rasa minggu paling produktif. Mulai dari jam 8 pagi sampe 5 sore di depan laptop nulis coding, desain, dan pastinya kedinginan di bawah AC. Iya lagi ngerjain proyek. Tim proyek ini kayak keluarga gue, kita di tempatkan dalam 1 ruangan khusus. Makan bareng, bercanda bareng, dan kayaknya kita juga kentut bareng

Gue paling muda di tim itu, ada enaknya ada enggaknya. Enaknya karena gue paling muda jadi paling sering dapet makanan banyak. Iya mungkin mereka kasian sama gue yang masih kecil udah di ajak bikin proyek gede. Ga enaknya, banyaaak!

Kirain yah tim proyek gue ini orangnya jago-jago. Soalnya ada dosen pemrograman, ada dosen analysis, dosen system komputer, dan senior-senior yang pastinya lebih jago. Tapi apa, kita semua berawal dari nol. Pas megang actionstript 0.3 dosen pemrograman bingung dia belajar lagi dari awal, padahal mah actionstript 0.3 ga beda jauh dari java. Desain? dari 1 tim itu yang nguasain AI sama PS cuma ada gue sama salah 1 senior. Yang lain, ngikut..

Ya ampun kok gue sombong.. enggak gue ga bisa apa-apa. *nyemplung sumur*

Yang bikin gue lebih kaget adalah, dari tim itu yang punya pengalaman pembuatan animasi cuma gue. Ngerasa di tampar berkali-kali, dengan begitukan gue harus ngarahin semua orang di tim itu. Padahal smester 1 banyak mata kuliah yang ga lulus, gue bukan mahasiswa berprestasi yang berhak mengatur mereka.

Dari sini gue belajar banyak, kadang orang kelihatan spesial itu tak selamanya spesial. Kalian masih punya hati untuk di yakini, gue ga iri sama temen yang dapet nilai tinggi, gue ga pernah marah ketika ga lulus beberapa matakuliah. Karena gue hidup, dan hidup itu adalah bersyukur, bukan mengeluh.

Kalo kalian masih belom nemuin kenyamanan dalam hidup. Coba luangin waktu sebentar, cari apa yang kalian suka. Suka nulis, menulislah. Jangan pernah melandasi kesukaan kalian dengan uang. Lakukan yang terbaik tentang apa yang kalian suka, dan uangpun akan datang dengan sendirinya.

Kalo kalian ga percara gue bukan mahasiswa berprestasi, silahkan lihat IPK gue di bawah ini. Semoga kalian lebih bersyukur, kalian ternyata lebih pinter daripada gue.

IPS

3 thoughts on “Yang Jago, Bukan berarti Jago

Beri Masukan Tulisan gue ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s