Bagaimana sesuatu itu menjadi biasa?


“Hallo, saya fiaz”. Sambil salaman kepada orang yang baru gua temui, ga jarang ada yang heran ada yang terbiasa juga langsung memperkenalkan diri. Ya mungkin ini kebiasaan, tapi bisa jadi sudah biasa.

Sesuatu yang kita lakukan sehari hari mungkin menjadi hal biasa yang bahkan kadang gua sendiripun mikir, apaan sih tiap hari gini-gini mulu. Ini sering kejadian ketika kamu udah kerja, atau bahkan perkuliahan yang masuk minggu ke 5. “Ah males banget dah dosennya gini mulu”

Kita ga sadar aja sesuatu yang membosankan kalau dimanfaatkan atau di tekuni ada suatu manfaat yang tanpa kita sadari sadari menjadi emas. Itu istilah aja sih. Tapi kan seringnya hal biasa itu bikin kita bosan, kalo pas kerja bosan bisa jadi ga produktif. Tapi coba deh kalian pikir lagi, kaliankan kerja disitu di gaji, masa males-malesan, ga merasa bersalah apa dapet gaji buta?

Kalo gua sih nyaranin ini. Kalo kamu udah ga berkembang di dalam pekerjaan, Stop. Cari tempat lain aja, iya mungkin kamu masih ada beban tangungan untuk menghidupi keluarga, kalo udah kayak gitu ya cari yang pendapatannya stabil aja, kayak pegawai pemerintahan, gua rasa cocok. Tapi ya balik lagi, skill kamu ga akan nambah, kecuali emang kamu rajinnya kebangetan

Jadi pilih mana?

1 thought on “Bagaimana sesuatu itu menjadi biasa?

Beri Masukan Tulisan gue ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s