Muda Merdeka

Yang tertulis akan selalu ada di hati, yang terucap akan mengalir tanpa pasti.

Besok udah 17 Agustust, momen yang sangat spesial bagi rakyat indonesia. Namun tak spesial seperti dulu, tak membanggakan seperti kemarin. Karena kepribadian kita sudah tergores oleh budaya acuh.

Harapan-harapan yang di ucapkan oleh para pejuang terlewatkan begitu saja tanpa ada tindakan. Kaum muda yang sekarang hanya memprotes tanpa punya saran, kaum muda yang sekarang hanya bisa mencaci tanpa memberi kesempatan. Inikah Indonesia yang sekarang? sungguh memalukan.

Namun sungguh memalukan diri sendiri, hanya bisa menulis dengan kata. Tak bisa bertindak. Hanya bisa mencaci lewat tulisan, saya bukan aktivis yang norak di jalanan. Saya bukan anak indonesia yang bangga akan indonesia. Egois sekali.

Cita-cita rakyat indonesia hanya tertulis dalam buku sejarah. Yang sekarang kita lupakan. Apakah itu salah guru yang malas untuk mengajar sejarah? Bukan. Itu malasnya anak indonesia di kota besar.Kita lebih bangga jika menirukan budaya asing, benar kita menjadi manusia modern. Namun sayang pikiran kita masih seperti tempurung kelapa, yang masih kocak, yang selalu bimbang akan segala hal.

Indonesiaku, maafkan telah menduakanmu. Sekarang kami tak mengharapkanmu, hanya menempati tanahmu tanpa mengagungkanmu. Maafkan kaum muda yang anarkis, mereka membelamu, namun maaf sangat norak perlakuan mereka. Maaf atas sejarah-sejarah yang kami lupakan, karena ketidak sadaran kami.

NB. Tulisan serius untuk menyambut kemerdekaan indonesia pada esok 17 Agust, hanya bisa berharap indonesia semakin baik.

Advertisements

Baju Lebaran

Tinggal menghitung hari..

Lebaran sebentar lagi. Kebiasaan kalian sebelum lebaran apa sih? kalo umumnya beli baju baru. Tapi mulai 3 tahun yang lalu kebiasaan ini di rumah gue mulai pudar deh. Secara kita (anak-anak bokap nyokap) udah pada gede, udah tau style, udah tau jenis kelamin sendiri, udah kenal pacaran, yang paling parah sih udah berani berbuat zina, seperti mencium kenalpot motor

Nah hari ini gue membudayakan beli baju baru lagi. Terasa aneh juga sih, secara gue cowok, jalan sendirian di mall sambil milih-milih baju. Pulang bawa belanjaan banyak. Pasti embak, ibu, tante yang ada di sekitar situ yang ngelihat gue bilang ‘Aduh, kasian yah tu cowok, muka keren, cool tapi sayang ga bawa pacar. Apa dia ga normal ya?’ *najis gue normal woy *ngetok meja 3 kali amit-amit jabang bayi

Gue dari pagi tadi ngubek-ngubek mall, nyari baju sama barang-barang untuk perlengkapan gue ntar kalo kembali ke apartement di bandung. Ini kan udah musim liburan sekolah, jadi rame gitu. Banyak orang belanja, paling risih ngelihat anak-anak muda. Iya sih gue juga masih muda tapi udah sedikit lebih dewasa lah (walaupun cuma segi penampilan) muka sama pemikiran, masih kanak-kanak. Ternyata anak muda itu stylenya norak banget ya, antara warna sepatu sama celana mencolok. Lebih mengenaskan lagi, mereka ga tau diri, kulit item tapi pake kaos hijau muda. Serasa ada es cendol berkeliaran di mall.

Pikir punya pikir, kayaknya dulu gue juga seperti mereka. Sama gue juga pernah norak, mungkin lebih norak dari pada mereka, bayangkan lu seorang cowok memakai celana wana orange dengan topi warna pink. Aneh kan? iya aneh banget dan itu gue alami. Dulu terlihat keren, tapi kalo dipikir sekarang. Bodoh banget deh gue, untung dulu ga ada om-om girang mesan gue.

Puji sukur gue banyak berbeda dengan orang kebanyakan. Selama gue nyari baju tadi, gue ngelihat pasangan muda-muda  pada nganterin pacarnya. Tolong ya di catat gue iri. Mereka ketawa ketiwi nyoba baju, yang cewek lari kesana kemari buat milihin baju untuk kekasihnya dan pastinya untuk dirinya sendiri, si cowok dengan senang hati mengikuti ceweknya. Tapi setelah cocok, muka cowok jadi pucet gitu dan pergi. Gue heran kan, trus ngelihat baju yang sebelumnya di pilih pasangan tadi tadi dan ‘Owalah… ternyata ga kuat beli to? harga mahal?’

Setelah itu gue senyum puas. Gue dapet pelajaran baru, jomblo itu hemat, kita bisa beli apa aja tanpa memperhatikan harga (tapi tetep harus memperhatikan isi dompet). Untung gue selama pacaran dulu ga pernah ngabisin duit untuk ngebelanjain pacar gue. Bukannya pelit tapi hemat beebbb..!!! Belum punya penghasilan…

Sombong Vs

hidup di dunia ini pasti banyak halangan halangan dalam hidup, terutama komentar dari orang orang tentang diri kita. bahkan diri gue menjadi bahan lelucon bagi orang lain, seperti di bilang banci, muka mirip cewek, sampe sexy, tapi gue merasa lebih gembira bukan marah sebab gue hidup di dalam komedi, gue senang bisa membuat orang tertawa bahkan sampe pipis di celana

gue ga pernah merasa terhina bahkan gue merasa mereka itu temen yang mengenal lebih tentang diri gue, gue senang dengan ejekan ejekan seperti itu, bahkan gue berharap sampai gue ga ada di dunia, mereka tetap menganggap diri gue ini seperti itu

tapi ada lho orang yang ga kenal gue atau cuma sekilas, ngasih komentar yang terlihat dia itu sok sempurna, menjelek jelekkan gue dan mendiskiripsikan dia itu sempurna dengan menceritakan indahnya hidup dia tapi setelah gue lihat, mereka itu ga ada bedanya sama tikus got

kadang ego kita waktu muda itu lebih besar, kita sombong akan diri kita, gue juga pernah begitu. gue membaik baikkan hidup, gue sombong hidup di kalangan orang kaya, bahkan makan aja di suapi pembantu, awalnya gue kira keren tapi gue sadar malah mirip bayi kurang asupan babi

bener sih gue jadi banyak temen yang deket, tapi mereka jadi memanfaatkan hal itu dan bodohnya gue gampang banget di manfaatin. kalo ada orang yang lebih baik dari gue, gue ga mau kalah, sayangnya kalo muka mereka lebih baik, gue ga bisa apa apa, gue cuma bisa nangis di bawah shower

cewek pun banyak yang mendekati gue, mulai dari mukanya kayak pevita sampe muka  omas. kebanyakan sih cuma ingin harta kalo di layani semua kira kira gue sampe gadein nih kolor kale. semakin berjalan waktu gue jadi sadar, ternyata gue ga nyaman hidup seperti itu, hidup gue lebih indah jika di penuhi oleh kebodohan kebodohan gue ini.

yah gue sih cuma berharap, kita ini hidup di dunia. buat apa sih menyembunyikan kejelekan kita toh tuhan maha tahu, bukankah kalo kejelekan kita di ketahui orang lain, kita akan berusaha berubah?. nah makanya itu diri kita itu tak ada apa apanya di banding semut, buat apa sih menyombongkan diri. tuhan ada di sisi kita lho.

oh iya satu lagi, jangan pernah bicara dengan kata ‘KITA’ kalo kamu itu bukan dalam tim, atau bicara dari diri sendiri tentang hidup lo. itu artinya lo ga mau di salahin. (baca sekali lagi kalo belum paham)

Ketika Cewek Berbicara Keperawanan

Kalo gue masih perawan lo pasti mau…
Tapi klo gue udah ga perawan lo masih mau ga???

PERAWAN VIRGINITAS SELAPUT DARA UTUH

Satu lagi tantangan kaum kami (wanita) untuk pandai2 menjaganya. Meskipun semua tau klo rata2 kaum laki2 mengincarnya dengan berjuta trik kotor bertopengkan cinta & kasih sayang.

Siapa suruh pakai pakaian sexi?
Siapa suruh percaya janji lelaki?
Siapa suruh ngumbar body sembarangan?

Kami wanita sangat bangga jika pasangan kami merasa bahwa kami cantik & pantas untuk dicintai. Kami memang tidak memiliki otak selurus kalian karena kami lebih menggunakan perasaan maka itulah kami lebih mementingkan keadaan hati kalian para lelaki ketimbang kami memikirkan apa yang ada diotak kalian.
Pakaian yang kami pakai bukan untuk memancing otak kotor kalian, tapi kami hanya ingin menunjukan bahwa kami memiliki keindahan yang pantas kalian miliki.
Kami sadar sekali sebagian dari kami memang melewati batas aturan menggunakannya. Kami memakainya ditempat2 umum yang seharusnya kami memakai pakaian yg lebih sopan. Tapi meski demikian bukan berarti kami menawarkan keindahan kami secara cuma2 pada semua laki2. Kalian tidak akan tau apa yang ada dihati kami karena kalian tidak akan pernah mengerti apa yang ada dipikiran kami. Ingatlah selalu bahwa kami tidak berpikir mengutamakan logika seperti kalian & itu tidak ada yang dapat merubahnya & kamipun berharap kalian jgn pernah ingin tau karena itu akan sia2.

Kalian meminta satu2nya virginitas yg kami miliki dengan berjuta janji manis & rayuan tanpa tepi, beberapa dari kami yang memiliki perasaan lebih lemah pasti memberikannya karena kami berpikir KETENANGAN HATI KALIAN ADALAH KEBANGGAAN KAMI kami tidak berpikir bahwa yang ada di otak kalian adalah nafsu karena kami melihat kalian dengan sebagian besar perasaan bukan dengan penuh pikiran. Jika kami mampu membuat kalian para lelaki bahagia itu sudah merupakan kebanggaan bagi kami. Kami harus bertarung antara perasaan & pikiran, kami takut kehilangan kalian karena jika kalian sudah singgah dihati kami akan sangat sulit bagi kami untuk melupakan kalian. Tapi perlu kalian sadari setelah kalian merenggut satunya perhiasan kami & kalian lari dari janji2 & tanggung jawab maka hancurlah hidup kami.

Hidup harusnya indah, bahagia penuh harapan dan cita-cita, masa muda masa yang penuh pesona,penuh canda tawa dan semangat.
Tapi tidak buat seorang gadis yang tidak lagi perawan karena korban pacaran.
Wajah cantik, tubuh sexy status sosial tinggi, terasa tidak ada arti, pacar yang dulu di cinta , di sayang dan harapkan lari dan tidak tanggung jawab setelah merenggut keperawanan.
Kecewa sakit hati sudah pasti, merasa di bohongi, di khianati bahkan di hancurkan semua cita-cita dan harapanya, belum selesai, belum sembuh dari sakit hati akibat perbuatan pacar yang telah merenggut keperawanan, dia harus berhadapan dengan masa depan, hari-hari hanya di hantui ketakutan , karena bisa tidak bisa hubungan sex di luar nikah adalah aib apalagi seorang gadis, andaikata orang tuanya tahu tentu akan dimarahi, andaikata temanya tahu tentu tidak punya harga diri, andaikata lingkungan sekitaranya tahu tentu dianggap orang yang sudah tidak punya kehormatan, dan tentunya penilaian merekapun tidak lepas dari hubungan antara keluarga, teman, lingkungan dan masa depan gadis tadi.
Sadarkah kalian tentang itu?
Memang kamipun tak sepenuhnya menyalahkan kaum kalian. Kami akui kamipun ikut andil dalam kesalahan itu. Tapi apalah guna
LAKI-LAKI ADALAH PELINDUNG WANITA jika keteledoran kami tidak kalian arahkan kejalan yang baik, kalian lebih tau logikanya jika melakukan kesalahan ini maka akibatnya itu. Sedangkan kami hanya dapat menyimpan perasaan yang tak bisa kami buang begitu saja.

Nah maka dari itu buat teman-teman cewek yang masih belum terlanjur kejerumus ada baiknya berhati-hati sama pacarnya, ingat senang bisa hilang karena bosan, cinta bisa sirna karena dusta, sayangpun bisa punah karna keadaan, maka jalinlah hubungan yang sesuai anjuran AGAMA.
Buat cowok, walaupun kalian lebih kuat, lebih menang, tapi ingatlah ibumu, sodara sodaramu yang perempuan, bagaimana bila mereka di hancurkan, terus sebagai manusia biasa yang punya cinta dan punya rasa, tentu akan merasa pedih jika orang yang pernah ketawa dan bahagia bersamamu sekarang sengsara dan terlunta-lunta, mau kembalipun tidak mungkin, dan akhirnya penyesalan tinggal penyesalan, ucapan cinta, sayang hanya tinggal ucapan, rasa kasihanpun tak akan merubah keadaan

Mirisnya Anak Muda Sekarang

Memang sekarang anak muda sungguh di sayangkan, bukanya merencanakan masadepan yang baik malah meracuni pikirannya dengan berbagai macam hal negatif, seharusnya anak muda di kasih pengarahan yang fokus terhadap hal negatif dan positif. Namun bukannya dalam prilaku saja, positif dalam hal pemikiran lebih penting

Di facebook banyak sekali status-status yang seharusnya tak pantas untuk di ucapkan apa lagi menyangkut hal nama baik, anak muda sekarang bukannya menyelesaikan masalahnya dengan berhadapan langsung, namun malah membicarakannya di belakang. Atau bahkan mencemarkan nama baik sang musuh di dalam statusnya.

Dan paling parah lagi anak muda sekarang pemikirannya di racuni oleh status status galau dari teman yang lain, ya hal ini sangat berpengaruh. Hal negatif cepat tertanam dalam pemikiran anak muda. Kita harus pintar-pintar untuk mengatur pikiran kita agar selalu berfikir positif dalam hidup.

Mungkin anak muda masih merisaukan hubungan cintanya. Namun sesungguhnya pengertian merela sangat sedikit bahkan miris terjadap hal tersebut.

Ya intinya adalah pengarahan terhadap anak muda sekarang sangat penting, terutama peran aktif prang tua dalam segala hal mengenai anaknya